financialexpress

Majoritarianisme akan sangat berbahaya bagi masa depan India: Raghuram Rajan

Majoritarianisme akan sangat berbahaya bagi masa depan India dan harus dilawan di setiap langkah, kata ekonom dan mantan gubernur RBI Raghuram Rajan pada hari Sabtu.

Dalam webinar, Rajan menekankan perlunya membuat pemerintah lebih responsif terhadap kritik dengan menghilangkan beberapa batasan legislatif tentang kritik.

“Tren kami menuju mayoritasisme memiliki konsekuensi yang sangat besar, semuanya merugikan…itu bertentangan dengan setiap prinsip ekonomi,” dia memperingatkan. Dikenal karena pandangannya yang jujur, Rajan mengatakan India membutuhkan pertumbuhan inklusif dan negara tidak dapat memiliki pertumbuhan inklusif dengan memperlakukan setiap segmen populasi sebagai warga negara kelas dua.

Menurutnya, mayoritarianisme bersifat memecah belah, memecah belah India pada saat India harus tetap bersatu, mengingat ancaman eksternal yang dihadapi negara tersebut.

“Cara kita melihat mayoritasisme bermain, dalam arti tertentu, akan sangat berbahaya bagi masa depan India. Saya pikir itu harus ditentang di setiap langkah, ”kata ekonom terkemuka itu.

Rajan, saat ini menjadi Profesor di University of Chicago Booth School of Business, mengatakan bahwa India memiliki pertumbuhan yang kuat saat ini tetapi kita harus berhati-hati dengan angka pertumbuhan.

“Setiap pertumbuhan jelas harus dirayakan. Tapi kita tidak bisa mengabaikan fakta bahwa pertumbuhan yang kuat berasal dari angka bencana yang diposting pada tahun fiskal terakhir, “katanya.

Ekonom terkemuka menunjukkan bahwa India telah berkinerja buruk sejak krisis keuangan global.

“Kami belum menciptakan pekerjaan bagus yang kami butuhkan… meskipun pertumbuhannya kuat, kami secara signifikan berada di bawah garis tren pra-pandemi,” katanya.

Menurut Rajan, kinerja ekspor India sudah bagus tapi tidak spektakuler.

Ekonom terkemuka menekankan pada peningkatan partisipasi angkatan kerja perempuan di India.

Namun dia menambahkan: “Bahkan selama dekade terakhir pertumbuhan yang lambat, India telah memiliki beberapa keberhasilan, tetapi kita perlu melakukan yang lebih baik.”

Memperhatikan bahwa data diperlukan untuk membuat keputusan yang tepat, Rajan berkata, “Kami membutuhkan pemerintahan yang belajar. Kita harus berhenti menekan data, apakah itu data pengangguran atau data kematian akibat COVID.”

Sebagai salah satu pasar togel yang digemari banyak orang di Asia, tersedia banyak sekali agen pengeluaran.sdy (SYD). Akan tetapi, langkah untuk mengecek apakan agen incaranmu itu resmi, kredibel dan paling baik adalah bersama dengan mengecek layanan yang dihidangkan oleh Bandar/ Agen tersebut. Seperti kemudahan yang ditawarkan selagi transaksi dan juga kemudahan di dalam berkomunikasi. Agen yang kredibel umumnya terhitung telah mengantongi ulasan positif dari beraneka artikel, serta ulasan positif berasal dari para pemain togel. Agen tersebut juga umumnya sedia kan layanan berbentuk link alternatif yang mendapat dukungan dengan server terbaik. Jika sebagian hal tersebut sudah dikantongi agen incaranmu, maka bisa dipastikan terkecuali agen yang terbaik, terpercaya serta resmi telah anda dapatkan.